Monitoring Mitigasi dan Kesiapsiagaan Bencana di Kalurahan Trirenggo oleh Komisi A DPRD DIY
TRIRENGGO(22/01)-- Rabu 21 Januari 2025 Kalurahan Trirenggo menerima kunjungan Komisi A DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam rangka monitoring mitigasi dan kesiapsiagaan bencana, sebagai upaya penguatan peran pemerintah kalurahan dan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana alam.
Kegiatan monitoring ini bertujuan untuk meninjau secara langsung kesiapan Kalurahan Trirenggo dalam menghadapi berbagai potensi bencana, seperti banjir, angin kencang, gempa bumi, serta bencana non-alam. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi terhadap program mitigasi bencana yang telah berjalan di tingkat kalurahan.
Dalam pelaksanaannya, rombongan Komisi A DPRD DIY disambut oleh Lurah Trirenggo beserta jajaran pamong kalurahan, unsur Badan Permusyawaratan Kalurahan (Bamuskal), relawan FPRB, serta unsur terkait lainnya. Monitoring dilakukan melalui dialog, pemaparan kondisi wilayah, serta pembahasan sarana dan prasarana pendukung kesiapsiagaan bencana.
Komisi A DPRD DIY menekankan pentingnya peran aktif pemerintah kalurahan dan masyarakat dalam membangun budaya sadar bencana. Beberapa aspek yang menjadi perhatian antara lain ketersediaan dokumen rencana kontinjensi, peta rawan bencana, jalur evakuasi, sistem peringatan dini, serta kesiapan relawan dan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat.
Lurah Trirenggo dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa Kalurahan Trirenggo terus berupaya meningkatkan kapasitas mitigasi dan kesiapsiagaan bencana melalui kegiatan relawan FPRB, sosialisasi kepada masyarakat, serta koordinasi dengan instansi terkait. Dukungan dari DPRD DIY diharapkan dapat memperkuat program-program kebencanaan di tingkat kalurahan.
Melalui kegiatan monitoring ini, Komisi A DPRD DIY berharap Kalurahan Trirenggo dapat menjadi kalurahan yang tangguh bencana, dengan kesiapsiagaan yang baik, koordinasi yang solid, serta partisipasi aktif masyarakat. Sinergi antara pemerintah daerah, kalurahan, dan masyarakat dinilai sebagai kunci utama dalam meminimalisir risiko dan dampak bencana.
Kirim Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin