Pemkab Bantul Dukung PBVSI Bantul Berlaga di Porda DIY XV
BANTUL - Pemerintah Kabupaten Bantul mendukung atlet voli dari Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Bantul untuk berlaga di Porda DIY XV.
Bupati Bantul sebagai bapak asuh sekaligus Ketua PBVSI Bantul memberikan support berupa fasilitas pendukung untuk para atlet.
Selain itu, Bupati juga akan memberikan bonus pada atlet yang meraih medali emas.
"Apa saja kebutuhannya nanti saya berikan," ujarnya ketika ditemui Tribunjogja.com saat menerima audiensi PBVSI Bantul, Senin (9/9/2019) pagi di Rumah Dinas Bupati Bantul, Trirenggo.
Sementara itu Wakil Ketua PBVSI Bantul Suhadi mengatakan, Bantul mengirimkan 12 atlet voli indoor putri, 12 atlet voli indoor putra, dan masing-masing dua pasang untuk voli pasir putra serta voli pasir putri.
PBVSI menargetkan meraih masing-masing satu medali emas, perak, dan perunggu.
"Kita sampaikan ke Pak Bupati proses latihan sampai hari H ini. Mohon doa restu mudah-mudahan bola voli Bantul sesuai target," katanya.
Selain memohin doa restu, Suhadi juga memaparkan bahwa para atlet membutuhkan fasilitas gedung olahraga (GOR) indoor yang memenuhi standar untuk berlatih maupun bertanding.
Sejauh ini tempat yang digunakan untuk bertanding masih menumpang di SMA Negeri 1 Sewon atau di GOR Patalan.
"Bapak Bupati juga merencanakan membuat sebuah GOR. Ini sudah disampaikan sejak lama supaya Bantul punya GOR yang bisa mewadahi olahraga indoor termasuk voli," kata Suhadi seusai audiensi.
"Latihannya belum punya tempat yang standar untuk bertanding. Selama ini kita pinjam di SMA Sewon, apa adanya. Dan di GOR Patalan. Itu belum standar, hanya sekadar di indoor saja," tuturnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bantul Isdarmoko menyebut, rencana pembangunan GOR tengah diusulkan.
Hanya saja realisasinya belum bisa dalam waktu dekat ini.
Masih banyak proses yang harus dilakukan sebelum pembangunan GOR tersebut.
"Fasilitas latihan memang ada yang perlu ditingkatkan lagi, agar lebih siap," kata Isdarmoko.
"Sarana latihan indoor memang belum ada yang memadahi. Maka akan segera diusulkan agar kita punya indoor," sambungnya.
Ia melihat, untuk realisasi GOR masih melihat situasi terlebih dulu.
Apalagi melihat di tahun 2020 banyak kebutuhan agenda besar.
"Tapi tetap kita ajukan sekarang. Karena prosesnya harus ke DPRD juga," tuturnya.
Selain itu, kendala yang dihadapi pemkab yakni soal lahan yang disediakan untuk membangun GOR.
"Lahan yang tersedia statusnya masih tanah sewa. Jadi kendalanya di anggaran dan lahan ini," katanya.
Ditambahkan oleh Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga, Joko Surono, pembangunan GOR direncanakan kompleks Stadion Sultan Agung (SSA).
Pemkab juga telah mengajukan dana alokasi khusus ke Kementerian Pemuda dan Olahraga.
Hanya saja, pihaknya masih menunggu realisasi anggaran tersebut, karena saat ini Kemenpora masih fokus untuk PON 2020.
"Yang kami ajukan cukup banyak, menunggu realisasi untuk kemenpora. Cukup besar Rp 60 miliar," ujarnya.
"Realisasinya menunggu, karena berdasar info, baru fokus untuk PON di Papua. Anggaran otomatis ke sana. Tapi kami masih ajukan ke sana, harapannya terpenuhi walaupun masih bertahap," katanya.(*)
Sumber : https://jogja.tribunnews.com/2019/09/12/pemkab-bantul-dukung-pbvsi-bantul-berlaga-di-porda-diy-xv
Kirim Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin